SMKN 2 Bondowoso Gelar Pelatihan Bersama Praktisi, Relevansi Pembelajaran Desain Busana Dikuatkan!


BONDOWOSO, SMAKENDANEWSDunia mode fashion yang terus bergerak dinamis menuntut lembaga pendidikan kejuruan untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan siswanya. Sebagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggul pencetak tenaga terampil di bidang Desain dan Produksi Busana (DPB), SMKN 2 Bondowoso (Smakendanews) mengambil langkah nyata dengan menggencarkan literasi dan kolaborasi dengan dunia industri.

Pada tanggal 13-14 November 2025, sekolah ini menghadirkan seorang praktisi ternama, Ibu Khusnul Khotimah, Owner Ema Griya Busana, untuk merelevansikan materi pembelajaran di sekolah. Ema Griya Busana sendiri merupakan butik populer di Bondowoso dan beberapa kota lain, dikenal memiliki pangsa pasar yang kuat di kalangan pecinta batik dan songket, dengan fokus pada busana wanita seperti blus, outer, dan busana kerja.

Kegiatan ini merupakan realisasi dari program bantuan pemerintah untuk SMK Pusat Keunggulan Pembelajaran Mendalam dengan fokus: “PENINGKATAN RELEVANSI PEMBELAJARAN DENGAN MENGHADIRKAN PRAKTISI DUNIA KERJA UNTUK MENGAJAR DI SMK.”


Kepala SMKN 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd, menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan industri.

"Penyesuaian cara produksi busana di sekolah kita perlu disesuaikan dengan di industri. Industri punya cara-cara smart untuk mengefektifkan waktu produksi. Jika kita mengikuti cara-cara lama, kita akan tertinggal. Melihat perkembangan terus berjalan, kita harus selaraskan pembelajaran sesuai industri," tutur Sofyan Sauri dalam sambutannya.

Ia menambahkan, dengan pembelajaran yang relevan, lulusan SMKN 2 Bondowoso akan lebih mudah diterima oleh industri.

Waka Kurikulum SMKN 2 Bondowoso, Ibu Mismiati, S.Pd, yang turut mendampingi kegiatan, menyampaikan bahwa sesi ini sangat berharga bagi para guru.

"Kegiatan ini memberi wawasan baru pada guru tentang teknik cepat membuat pola hingga menjahit. Keterampilan ini akan direlevansikan dengan pembelajaran praktik di sekolah,” jelas Ibu Mismiati.


Sebanyak 20 peserta yang terdiri dari siswa dan guru mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka berkesempatan untuk mensimulasikan proses produksi blus secara langsung bersama tim Ema Griya Busana. Di akhir sesi, setiap peserta berhasil menghasilkan satu produk dengan standar produksi yang diterapkan di industri. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini adalah menjadwalkan penerapan Teaching Factory yang secara konsisten menerapkan standar industri, memastikan kualitas lulusan SMKN 2 Bondowoso sejalan dengan kebutuhan pasar kerja. 

Posting Komentar

0 Komentar